
Kapolres perintahkan personil pantau perkembangan potensi karhutla di wilayah Tanah Laut – Foros Tanah Laut
Share your love

Pantau terus perkembangan di lapangan dan segera laporkan untuk ditindaklanjuti. Utamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas,
Pelaihari (Foros Tanah Laut) – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanah Laut, Kalimantan Selatan AKBP Ricky Boy Siallagan memerintahkan seluruh personel agar terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan segera melaporkan setiap kejadian maupun potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) untuk dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
“Pantau terus perkembangan di lapangan dan segera laporkan untuk ditindaklanjuti. Utamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas AKBP Ricky Boy Siallagan, pada Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana (Sarpras) Siaga Karhutla Tahun 2026, di Lapangan Mapolres Tanah Laut, Selasa.
Baca juga: Polres Tanah Laut gagalkan peredaran sabu selamatkan 7200 jiwa
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan, kepada personel aspek keselamatan dalam pelaksanaan pemadaman, khususnya di area menjadi lokasi water bombing.
Dia meminta, kepada personel untuk memastikan area tersebut disterilkan karena jatuhan air dari udara dapat membahayakan masyarakat maupun petugas yang berada di bawahnya.
“Untuk area water bombing agar disterilkan karena air yang jatuh cukup berbahaya. Pastikan keselamatan masyarakat dan anggota menjadi prioritas,” pintanya.
Lebih lanjut dia menekankan, pentingnya respon cepat personel di lapangan karena setiap informasi mengenai titik api maupun potensi Karhutla segera diterima, diverifikasi dan ditindaklanjuti bersama dengan instansi terkait.
Apel gelar pasukan dan sarpras tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) dan personel Polres Tanah Laut sebagai salah satu bentuk komitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman Karhutla serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan di wilayah Tanah Laut.
Pewarta: AriantoEditor : Sukarli
COPYRIGHT © Foros Tanah Laut 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Foros Tanah Laut.










