
Pemprov Kalsel kerja sama Jepang buka peluang ekspor kerajinan UMKM – Foros Tanah Laut
Share your love

Banjarbaru (Foros Tanah Laut) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menjajaki peluang kerja sama ekspor kerajinan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke Jepang melalui pertemuan bisnis dengan Long Tail Company dari Osaka untuk membuka akses pemasaran produk khas daerah tersebut ke pasar internasional.
Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel Miftahul Chair mengatakan penjajakan tersebut dengan mempertemukan pelaku usaha kerajinan lokal dan calon mitra pemasaran dari Jepang dalam kegiatan South Kalimantan Handicraft MSMEs Partnership Meeting bertema “Market Access & Export Opportunities for Local Handicraft to Japan” di Banjarbaru, Senin.
“Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada calon mitra internasional sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku UMKM kerajinan agar dapat menjangkau konsumen di luar negeri,” ujar dia.
Baca juga: Tapin dorong perajin tembus pasar lewat INACRAFT 2026
Baca juga: Dekranasda Tapin fokus kembangkan industri kerajinan lokal
Dalam pertemuan tersebut, Dinas Perindustrian Kalsel menawarkan beragam produk kerajinan unggulan, meliputi kerajinan kayu, kain sasirangan dengan pewarna alam maupun kimia, ecoprint, sacoprint, serta anyaman berbahan eceng gondok, rotan, dan purun, termasuk produk rajut yang berpotensi dikembangkan mengikuti kebutuhan pasar.
Keragaman produk tersebut menjadi modal bagi UMKM kerajinan Kalsel untuk menjajaki pasar internasional melalui pemanfaatan bahan lokal dan pengembangan desain berciri khas, sehingga produk perajin tidak hanya mengandalkan keterampilan produksi, tetapi juga menawarkan nilai tambah untuk meningkatkan daya saing di pasar global.
Miftahul mengatakan penjajakan akses pasar internasional penting untuk memperluas orientasi pemasaran UMKM agar tidak hanya bergantung pada konsumen domestik, tetapi juga mulai mempersiapkan produk yang sesuai dengan peluang ekspor dan karakteristik kebutuhan konsumen di negara tujuan.
Baca juga: Disperin Kalsel dongkrak pertumbuhan IKM
Perwakilan Long Tail Company Mitsutaka menyampaikan ketertarikan mencari produk kerajinan dengan keunikan dan karakteristik khas, terutama produk yang belum banyak ditemukan di Jepang, untuk dijajaki pemasarannya melalui saluran penjualan daring maupun luring sesuai peluang dan kebutuhan pasar.
Mitsutaka selama ini telah memasarkan sejumlah produk asal Indonesia melalui Osan Indonesia, sehingga penjajakan bersama Dinas Perindustrian Kalsel diharapkan dapat memperluas pilihan produk yang ditawarkan dengan menghadirkan kerajinan khas daerah yang memiliki keunikan bahan, nilai estetika, dan daya tarik bagi konsumen Jepang.
Melalui pertemuan bisnis tersebut, Pemprov Kalsel berharap terbangun hubungan usaha berkelanjutan antara perajin lokal dan mitra dari Jepang, sehingga kerajinan khas Banua berpeluang menembus pasar internasional sekaligus meningkatkan nilai tambah produk, pendapatan perajin, dan pertumbuhan industri kecil daerah.
Pewarta: Tumpal Andani AritonangEditor : Mahdani
COPYRIGHT © Foros Tanah Laut 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Foros Tanah Laut.










